Kriteria 2.8.3
Kepala Puskesmas dan penanggung jawab UKM melakukan upaya perbaikan terhadap hasil penilaian capaian kinerja pelayanan UKM.
Pokok Pikiran
- Adanya ketetapan tentang indikator dan target kinerja pelayanan UKM Puskesmas yang disusun berdasarkan
- standar pelayanan minimal,
- kebijakan/pedoman dari Kementerian Kesehatan,
- kebijakan/pedoman dari dinas kesehatan daerah provinsi, dan
- kebijakan/pedoman dari dinas kesehatan daerah kabupaten/kota.
- Kegiatan pengumpulan hasil data capaian kinerja pelayanan UKM yang tercantum dalam laporan pelayanan UKM disampaikan kepada penanggungjawab UKM setiap bulan dengan tetap memperhatikan periodisasi pembuatan dan pengumpulan laporan.
- Penanggung jawab UKM dan koordinator pelayanan dan pelaksana kegiatan UKM melakukan analisis terhadap capaian kinerja berdasarkan indikator kinerja pelayanan UKM yang telah dikumpulkan untuk melihat pencapaian kinerja sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
Elemen Penilaian & Rincian Telusur
a)Ditetapkan indikator kinerja pelayanan UKM (R).- SK Indikator kinerja pelayanan UKM yang terintegrasi dengan SK indikator kinerja Puskesmas (lihat di bab I)
🌟 Integrasi Layanan Primer (ILP): Penyusunan indikator pelayanan UKM di Puskesmas Pajang diselaraskan dengan tata pamong klaster siklus hidup ILP. Indikator dipetakan secara spesifik: Klaster 2 (Ibu Anak & Gizi, seperti cakupan ANC terpadu K6 dan imunisasi PCV/Rotavirus), Klaster 3 (Penyakit Menular & PTM, seperti cakupan skrining diabetes melitus di wilayah Kelurahan Sondakan), dan Klaster 4 (Kesehatan Lingkungan & Perkesmas, seperti persentase STBM/ODF Kecamatan Laweyan).
📋 Teknik Survei & Penyusunan Rekomendasi (RDOWS):- R Regulasi: Periksa SK Kepala Puskesmas Pajang tentang Penetapan Indikator Kinerja Pelayanan UKM Era ILP yang terintegrasi dengan SK Mutu Bab I.
- Fakta Kontekstual vs Tekstual:❌ Salah (Tekstual)
Fakta: SK penetapan indikator kinerja pelayanan UKM di Puskesmas Pajang telah ditetapkan dan ditandatangani oleh Kepala Puskesmas (Skor 10). - Rekomendasi: Pastikan SK Indikator Kinerja Pelayanan UKM terus diperbarui apabila ada regulasi baru dari Kemenkes RI atau Dinas Kesehatan Kota Surakarta terkait target asuhan siklus hidup.
b)Koordinator pelayanan dan pelaksana kegiatan UKM melakukan pengumpulan data capaian indikator kinerja pelayanan UKM sesuai dengan periodisasi pengumpulan yang telah ditetapkan. (R, D, W)- SK pencatatan dan pelaporan
- SOP Pencatatan dan pelaporan Lihat di bab I
- Bukti pengumpulan data capaian indikator kinerja pelayanan UKM sesuai periode sesuai dengan regulasi yang ditetapkan di Puskesmas.
- Koordinator pelayanan dan pelaksana: Penggalian informasi kegiatan mengumpulkan data capaian indikator kinerja pelayanan UKM sesuai periode
🌟 Integrasi Layanan Primer (ILP): Pencatatan data capaian menggunakan instrumen digital terintegrasi yaitu Aplikasi Sehat IndonesiaKu (ASIK) untuk skrining PTM, e-PPGBM untuk status gizi, SITB untuk TBC, dan SMILE untuk rantai dingin imunisasi. Data dikumpulkan dari Posyandu Siklus Hidup dan Pustu (Pustu Pajang, Pustu Sondakan, Pustu Laweyan) dan divalidasi oleh masing-masing Koordinator Klaster (Klaster 2, 3, 4) setiap tanggal 25 sebelum diserahkan kepada PJ UKM.
📋 Teknik Survei & Penyusunan Rekomendasi (RDOWS):- R Regulasi: Periksa SK Pencatatan dan Pelaporan serta SOP Pengumpulan Data Capaian Indikator Kinerja UKM Puskesmas Pajang.
- D Dokumen: Periksa register kohort, logbook pengumpulan data, printout dashboard ASIK, rekapitulasi data e-PPGBM bulanan, dan tanda terima penyerahan laporan dari pelaksana program kepada PJ UKM.
- W Wawancara: Wawancara Koordinator Klaster 2 (KIA/Gizi), Koordinator Klaster 3 (PTM/Lansia), dan pelaksana program imunisasi mengenai proses verifikasi, kendala input jaringan ASIK di lapangan, dan periodisasi rekap data.
- Fakta Kontekstual vs Tekstual:❌ Salah (Tekstual)
Fakta: Koordinator pelayanan dan pelaksana UKM sudah mengumpulkan data capaian indikator bulanan sesuai SOP yang ditetapkan (Skor 10). - Rekomendasi: Optimalkan koordinasi dengan Koordinator Klaster dan Bidan Kelurahan Sondakan untuk menyelesaikan hambatan penginputan data skrining PTM secara langsung (real-time) melalui penyediaan modem internet portable.
c)Penanggung jawab UKM dan Koordinator pelayanan serta pelaksana kegiatan melakukan pembahasan terhadap capaian kinerja bersama dengan lintas program. (D, W)- Bukti pembahasan capaian kinerja dengan lintas program minimal terdiri dari:
- Daftar hadir
- notulen yang disertai dengan
- foto kegiatan
- PJ UKM dan koordinator pelayanan: Penggalian informasi terkait pembahasan capaian kinerja dengan lintas program
🌟 Integrasi Layanan Primer (ILP): Pembahasan capaian kinerja UKM dilakukan dalam Lokakarya Mini (Lokmin) Bulanan Puskesmas Pajang. Seluruh klaster (Klaster 1, 2, 3, 4) saling berkoordinasi untuk menganalisis data silang (cross-analysis), seperti mengaitkan capaian kasus stunting Klaster 2 dengan keberhasilan pemicuan STBM/ODF Klaster 4 di Kelurahan Pajang untuk melahirkan intervensi yang komprehensif.
📋 Teknik Survei & Penyusunan Rekomendasi (RDOWS):- D Dokumen: Periksa berkas notulen Lokmin Bulanan yang mencatat pembahasan analisis kesenjangan kinerja UKM, foto kegiatan, daftar hadir, dan lembar tanggapan perbaikan lintas program.
- W Wawancara: Wawancara PJ UKM, Koordinator Klaster, dan pelaksana program terkait keaktifan pembahasan dan sinergi lintas klaster.
- Fakta Kontekstual vs Tekstual:❌ Salah (Tekstual)
Fakta: Rapat pembahasan capaian kinerja UKM telah dilaksanakan secara rutin bersama lintas program dan terdokumentasi dengan baik (Skor 10). - Rekomendasi: Tingkatkan kedalaman analisis pembahasan capaian kinerja dalam Lokmin Bulanan dengan mengintegrasikan korelasi klinis/epidemiologis antar klaster untuk melahirkan solusi yang komprehensif.
- Bukti pembahasan capaian kinerja dengan lintas program minimal terdiri dari:
d)Disusun rencana tindak lanjut dan dilakukan tindak lanjut berdasarkan hasil pembahasan capaian kinerja pelayanan UKM. (D, W)- Bukti rencana tindak lanjut sesuai hasil pembahasan capaian kinerja
- Bukti hasil tindak lanjut
- PJ UKM, koordinator, pelaksana: Penggalian informasi terkait penyusunan rencana tindak lanjut sesuai hasil pembahasan capaian kinerja
🌟 Integrasi Layanan Primer (ILP): Penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) difokuskan pada penyelesaian masalah pelayanan siklus hidup luar gedung. Upaya tindak lanjut diklasifikasikan per klaster, seperti intervensi PMT lokal 90 hari bagi balita bermasalah gizi (Klaster 2), pelacakan aktif kontak erat TBC via SITB di Kelurahan Pajang (Klaster 4), atau pembinaan berkala Pos UKK Batik Pajang (Klaster 3). RTL diintegrasikan ke dalam RPK bulanan berikutnya.
📋 Teknik Survei & Penyusunan Rekomendasi (RDOWS):- D Dokumen: Periksa lembar Rencana Tindak Lanjut (RTL) bulanan UKM, lembar monitoring tindak lanjut, serta dokumen laporan pelaksanaan tindak lanjut (bukti foto kegiatan, daftar hadir intervensi luar gedung).
- W Wawancara: Wawancara PJ UKM, Koordinator Klaster, dan pelaksana mengenai eksekusi tindak lanjut di lapangan serta koordinasi sumber daya.
- Fakta Kontekstual vs Tekstual:❌ Salah (Tekstual)
Fakta: Rencana tindak lanjut telah disusun dan ditindaklanjuti untuk semua indikator kinerja UKM yang tidak tercapai targetnya (Skor 10). - Rekomendasi: Disiplinkan pelaporan tindak lanjut dan pastikan setiap penundaan jadwal intervensi luar gedung didokumentasikan beserta analisis penyebab hambatan serta justifikasinya.
e)Dilakukan pelaporan data capaian kinerja kepada dinas kesehatan daerah kabupaten/kota. (D)- Bukti pelaporan data capaian kinerja UKM kepada Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan di Puskesmas.
🌟 Integrasi Layanan Primer (ILP): Pelaporan data capaian kinerja pelayanan UKM diintegrasikan ke dalam sistem Penilaian Kinerja Puskesmas (PKP) semesteran dan tahunan, dikirim secara digital melalui SIMPUS/e-Puskesmas ke Dinas Kesehatan Kota Surakarta.
📋 Teknik Survei & Penyusunan Rekomendasi (RDOWS):- D Dokumen: Laporan PKP semesteran/tahunan yang ditandatangani Kepala Puskesmas Pajang, tanda terima fisik/digital penyerahan laporan PKP ke Dinas Kesehatan Kota Surakarta, bukti pengiriman email/sistem e-Puskesmas.
- Fakta Kontekstual vs Tekstual:❌ Salah (Tekstual)
Fakta: Laporan capaian kinerja UKM telah dikirim ke dinas kesehatan secara teratur sesuai jadwal (Skor 10). - Rekomendasi: Pertahankan ketepatan waktu pengiriman laporan PKP dan pastikan cadangan (backup) dokumen fisik dan digital terarsip dengan baik di sub-bagian Manajemen Klaster 1.
f)Ada bukti umpan balik (feedback) dari dinas kesehatan daerah kabupaten/kota terhadap laporan upaya perbaikan capaian kinerja pelayanan UKM Puskesmas secara periodik. (D)- Bukti umpan balik dari Dinas Kesehatan terhadap laporan kinerja Puskesmas
🌟 Integrasi Layanan Primer (ILP): Umpan balik diterima secara resmi dari Dinas Kesehatan Kota Surakarta melalui Tim Pembina Cluster Binaan (TPCB) dalam bentuk surat umpan balik capaian PKP, lembar rekomendasi pembinaan terpadu, atau hasil desk evaluasi tahunan.
📋 Teknik Survei & Penyusunan Rekomendasi (RDOWS):- D Dokumen: Surat resmi umpan balik dari Dinas Kesehatan Kota Surakarta, Lembar Hasil Verifikasi PKP dari TPCB, nota dinas feedback kinerja PKP, atau berita acara hasil evaluasi program UKM tingkat kota.
- Fakta Kontekstual vs Tekstual:❌ Salah (Tekstual)
Fakta: Ada bukti umpan balik yang diterima dari Dinas Kesehatan Kota Surakarta atas laporan kinerja pelayanan UKM (Skor 10). - Rekomendasi: Dokumentasikan seluruh lembar pembinaan TPCB Dinkes secara rapi per triwulan dan distribusikan poin-poin krusial kepada Penanggung Jawab Klaster terkait.
g)Dilakukan tindak lanjut terhadap umpan balik dari dinas kesehatan daerah kabupaten/kota. (D)- Bukti hasil tindak lanjut terhadap umpan balik hasil kinerja dari Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.
🌟 Integrasi Layanan Primer (ILP): Umpan balik TPCB Dinkes Surakarta (misal: rekomendasi penguatan skrining PTM lansia) langsung diterjemahkan menjadi rencana aksi perbaikan terintegrasi di Klaster 3 dan Klaster 1 (penyediaan stik pemeriksaan gratis melalui alokasi dana BOK Puskesmas).
📋 Teknik Survei & Penyusunan Rekomendasi (RDOWS):- D Dokumen: Dokumen Rencana Aksi Tindak Lanjut Umpan Balik TPCB, bukti pelaksanaan kegiatan tindak lanjut (undangan, absensi, foto, laporan pelaksanaan), serta surat balasan pelaporan perbaikan kinerja yang dikirimkan kembali ke Dinkes.
- Fakta Kontekstual vs Tekstual:❌ Salah (Tekstual)
Fakta: Umpan balik dari Dinas Kesehatan telah ditindaklanjuti oleh penanggung jawab UKM dan koordinator pelayanan (Skor 10). - Rekomendasi: Segera laksanakan rapat koordinasi internal Klaster 3 dan Klaster 1 untuk menindaklanjuti surat evaluasi TPCB Dinkes Surakarta, serta susun laporan tindak lanjut formal yang ditandatangani Kepala Puskesmas.
Table of Contents