Kriteria 1.3.5
Pegawai baru dan pegawai alih tugas wajib mengikuti orientasi agar memahami dan mampu melaksanakan tugas pokok dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya
Pokok Pikiran
- Setiap pegawai baru dan pegawai alih tugas baik yang diposisikan sebagai pimpinan Puskesmas, penanggung jawab upaya Puskesmas, koordinator pelayanan, maupun pelaksana kegiatan harus mengikuti orientasi.
- Khusus Puskesmas yang menerima mahasiswa dengan tujuan magang maka pelaksanaan orientasi dilaksanakan sesuai dengan kebijakan Puskesmas dan kurikulum dari institusi pendidikan.
- Orientasi dilakukan agar pegawai baru dan pegawai alih tugas memahami tugas, peran, dan tanggung jawab yang akan diemban.
- Puskesmas menyusun kerangka acuan pelaksanaan orientasi sebagai dasar dalam melakukan kegiatan orientasi umum dan orientasi khusus.
- Kegiatan orientasi umum dilaksanakan untuk mengenal secara garis besar visi, misi, tata nilai, kode etik perilaku, tugas pokok dan fungsi serta struktur organisasi Puskesmas, program mutu dan keselamatan pasien, serta program pencegahan dan pengendalian infeksi.Kegiatan orientasi umum yang ditujukan terutama kepada pegawai baru ini juga dapat ditambah dengan penjelasan topik lainnya yang dipandang perlu oleh Puskesmas.
- Kegiatan orientasi khusus difokuskan pada orientasi di tempat tugas yang menjadi tanggung jawab dari pegawai yang bersangkutan dan tanggung jawab spesifik sesuai dengan penugasan pegawai tersebut.
- Pada kegiatan orientasi khusus ini, pegawai baru dan pegawai alih tugas juga diberikan penjelasan terkait apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan, bagaimana melakukan tugas dengan aman sesuai dengan Panduan Praktik Klinis, panduan asuhan lainnya, dan pedoman program lainnya.
Elemen Penilaian
- Orientasi pegawai dilaksanakan sesuai kerangka acuan yang disusun (R, D, W).
- KAK kegiatan orientasi pegawai.
- Buku Pelaksanaan kegiatan orientasi pegawai.
- KTU dan Pegawai yang mengikuti orientasi:penggalian informasi terkait proses pelaksanaan kegiatan orientasi pegawai baru dan pegawai alih tugas.
- Dilakukan evaluasi dan tindak lanjut terhadap pelaksanaan orientasi pegawai (D, W).
- 1. Bukti evaluasi pelaksanaan kegiatan orientasi pegawai.
- 2. Bukti tindak lanjut terhadap hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan orientasi pegawai.
- KTU:penggalian informasi terkait hasil evaluasi pelaksanaan kegiatan orientasi pegawai baru dan pegawai alih tugas serta tindak lanjutnya.
🌟 Integrasi Layanan Primer (ILP)
- Pemetaan Klaster: Klaster 1 (Manajemen) → Sub-Klaster Manajemen SDM & Diklat.
- Kaitan dengan Siklus Hidup: Pelaksanaan orientasi bagi pegawai baru maupun pegawai alih tugas di klaster-klaster ILP (terutama Klaster 2 dan 3) memastikan bahwa setiap petugas memahami alur pelayanan terintegrasi berbasis siklus hidup dan kewenangan klinis spesifik yang harus diberikan pada pasien.
- Dokumen Regulasi & Bukti Pendukung ILP:
- Kerangka Acuan Orientasi ILP: Kerangka Acuan Kegiatan (KAK) orientasi pegawai baru/alih tugas yang memuat materi pemahaman sistem 5 Klaster, PWS (Pemantauan Wilayah Setempat) berbasis wilayah, dan koordinasi jejaring (Pustu/Posyandu).
- Laporan Orientasi Khusus: Bukti laporan pelaksanaan orientasi khusus di unit pelayanan (misalnya, pembekalan materi skrining PTM bagi perawat yang beralih tugas ke Klaster 3).
📋 Teknik Survei & Penyusunan Rekomendasi (Best Practices)
Metode Pembuktian RDOWS:
- R Regulasi: Periksa dokumen Kerangka Acuan Kegiatan (KAK) Orientasi Pegawai Baru dan Pegawai Alih Tugas (yang memuat materi orientasi umum dan orientasi khusus).
- D Dokumen: Siapkan buku laporan pelaksanaan orientasi yang memuat 5 item bukti administratif lengkap: (1) KAK, (2) Jadwal acara orientasi, (3) Undangan, (4) Daftar hadir, dan (5) Laporan evaluasi hasil orientasi (termasuk hasil pre/post-test serta rekomendasi penugasan).
- W Wawancara: Wawancara Kepala Tata Usaha (KTU), penanggung jawab klaster (sebagai pembimbing), serta pegawai yang bersangkutan mengenai pemahaman tugas baru, asuhan klinis yang aman, serta pemahaman program PPI, Keselamatan Pasien, dan MFK.
Contoh Fakta Analisis Kontekstual vs Tekstual:
❌ Salah (Tekstual)
Fakta: Pelaksanaan orientasi pegawai baru di Puskesmas Pajang sudah berjalan sesuai rencana (Skor 10).
Analisis: Laporan orientasi telah diarsipkan dengan baik.Contoh Rekomendasi Operasional (Kalimat Perintah):
- Rekomendasi: Lengkapi dokumen administratif orientasi khusus bagi bidan baru di Klaster 2 Puskesmas Pajang berupa lembar rencana bimbingan klinis dan form penilaian hasil orientasi penanganan MTBS yang ditandatangani oleh mentor.