Kriteria 1.6.2
Lokakarya mini lintas program dan lokakarya mini lintas sektor dilakukan sesuai dengan kebijakan dan prosedur
Pokok Pikiran
- Proses maupun hasil pelaksanaan upaya Puskesmas perlu dikomunikasikan oleh kepala Puskesmas dan penanggung jawab upaya kepada lintas program dan lintas sektor terkait agar ada kesamaan persepsi untuk efektivitas pelaksanaan upaya Puskesmas.
- Komunikasi dan koordinasi Puskesmas melalui lokakarya mini bulanan lintas program dan lokakarya mini triwulanan lintas sektor dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
- Lokakarya mini bulanan digunakan untuk
(1)menyusun secara lebih terinci kegiatan-kegiatan yang akan dilaksanakan selama 1 (satu) bulan mendatang, khususnya dalam waktu, tempat, sasaran, pelaksana kegiatan, dukungan (lintas program dan lintas sektor) yang diperlukan, serta metode dan teknologi yang digunakan,(2)menggalang kerja sama dan keterpaduan serta meningkatkan motivasi petugas.
- Lokakarya mini triwulanan digunakan untuk
(1)menetapkan secara konkret dukungan lintas sektor yang akan dilakukan selama 3 (tiga) bulan mendatang, melalui sinkronisasi/harmonisasi RPK antarsektor (antarinstansi) dan kesatupaduan tujuan,(2)menggalang kerja sama, komitmen, dan koordinasi lintas sektor dalam pelaksanaan kegiatan kegiatan pembangunan di tingkat kecamatan, dan(3)meningkatkan motivasi dan rasa kebersamaan dalam melaksanakan pembangunan masyarakat kecamatan.
Elemen Penilaian
a)Dilakukan lokakarya mini bulanan dan triwulanan secara konsisten dan periodik untuk mengomunikasikan, mengoordinasikan, dan mengintegrasikan upaya-upaya Puskesmas (D, W).- Jadwal Lokmin bulanan dan triwulanan
- notulen Lokmin bulanan dan triwulanan yang disertai foto kegiatan
- Undangan Lokmin bulanan dan triwulanan
- Daftar Hadir Lokmin bulanan dan triwulanan
- Kepala Puskesmas, KTU dan penanggung jawab Upaya Puskesmas: penggalian informasi tentang pelaksanaan Lokmin secara priodik
b)Dilakukan pembahasan permasalahan dan hambatan dalam pelaksanaan kegiatan, serta rekomendasi tindak lanjut dalam lokakarya mini bulanan dan triwulanan (D, W).- notulen lokmin yang berisi pembahasan permasalahan, hambatan dalam pelaksanaan kegiatan, dan informasi tentang pembahasan permasalahan dan hambatan pelaksanaan kegiatan
- Kepala Puskesmas, KTU dan penanggung jawab Upaya Puskesmas: penggalian rekomendasi tindak lanjut
c)Dilakukan tindak lanjut terhadap rekomendasi lokakarya mini bulanan dan triwulanan dalam bentuk perbaikan pelaksanaan kegiatan (D, W)- Bukti tindak lanjut perbaikan pelaksana kegiatan berdasarkan rekomendasi hasil lokmin bulanan dan triwulanan
- Kepala Puskesmas, KTU dan penanggung jawab Upaya Puskesmas: penggalian informasi tentang tindak lanjut hasil rekomendasi lokmin
🌟 Integrasi Layanan Primer (ILP)
- Pemetaan Klaster: Klaster 1 (Manajemen) → Sub-Klaster Manajemen Perencanaan & Lokakarya Mini.
- Kaitan dengan Siklus Hidup: Pelaksanaan Lokakarya Mini bulanan (internal) dan triwulanan (lintas sektor) menjadi wadah koordinasi untuk menganalisis data Pemantauan Wilayah Setempat (PWS) terintegrasi, mendiskusikan cakupan pelayanan tiap klaster siklus hidup (KIA, Dewasa, Lansia), serta menyepakati pembagian peran kader kesehatan di tingkat Pustu dan Posyandu.
- Dokumen Regulasi & Bukti Pendukung ILP:
- Jadwal Lokmin Terjadwal: Program kerja/jadwal Lokakarya Mini bulanan (internal) dan triwulanan (lintas sektor) selama 12 bulan berjalan di Puskesmas Pajang.
- Notulen RTL Terintegrasi: Catatan kesepakatan rencana tindak lanjut (RTL) yang memuat pembagian tugas lintas klaster dan dukungan konkret sektor kecamatan/kelurahan (terkait Posyandu Era ILP).
📋 Teknik Survei & Penyusunan Rekomendasi (Best Practices)
Metode Pembuktian RDOWS:
- D Dokumen: Siapkan buku administrasi Lokakarya Mini (bulanan dan triwulanan) yang lengkap memuat 5 berkas wajib: (1) Undangan resmi, (2) Daftar hadir, (3) Notulen rapat yang memuat pembahasan capaian, hambatan pelayanan, dan kesepakatan solusi, (4) Dokumentasi foto kegiatan, serta (5) Bukti tindak lanjut perbaikan pelaksanaan kegiatan di bulan berikutnya.
- W Wawancara: Wawancara Kepala Puskesmas, KTU, Penanggung Jawab Klaster, Camat/Lurah (lintas sektor), dan perwakilan kader Posyandu mengenai keterlibatan aktif dan sinkronisasi program kerja wilayah.
Contoh Fakta Analisis Kontekstual vs Tekstual:
❌ Salah (Tekstual)
Fakta: Pelaksanaan Lokakarya Mini bulanan dan triwulanan di Puskesmas Pajang sudah berjalan tertib (Skor 5).
Analisis: Namun, pembahasan hambatan program kesehatan belum dianalisis dengan baik.Contoh Rekomendasi Operasional (Kalimat Perintah):
- Rekomendasi: Agendakan pembahasan khusus hambatan pencapaian target skrining kesehatan lansia Kelurahan Sondakan pada Lokakarya Mini bulanan mendatang, susun rencana aksi tindak lanjut yang spesifik, serta tertibkan pengarsipan daftar hadir pertemuan lintas sektor.